
Bogor – Sebuah video yang memperlihatkan dugaan pelecehan seksual terhadap seorang penumpang wanita di dalam angkutan kota (angkot) di Kota Bogor ramai beredar di media sosial. Korban mengaku mengalami trauma dan menyatakan enggan kembali menggunakan angkot setelah insiden tersebut.
Dalam rekaman video yang viral, terlihat seorang pria yang duduk di kursi depan, tepat di samping sopir angkot. Pria yang mengenakan penutup kepala berwarna putih itu disebut sebagai sosok yang diduga melakukan tindakan tidak pantas terhadap korban.
Korban menceritakan bahwa kejadian berlangsung saat dirinya hendak membayar ongkos kepada sopir. Ketika itu, pria yang berada di samping sopir diduga sengaja menggerakkan tangannya hingga mengenai bagian tubuh korban yang mengarah ke area dada.
Menurut pengakuan korban melalui unggahan di media sosial, sentuhan tersebut membuatnya merasa tidak nyaman dan sangat terguncang. Ia bahkan mengaku kapok menggunakan angkutan umum jenis angkot di wilayah Bogor.
“Mungkin ini jadi pengalaman terakhir saya naik angkot di Bogor, khususnya angkot 05. Saya benar-benar kapok karena ulah orang itu. Tangannya sempat mengarah ke bagian dada saya saat saya membayar ongkos,” tulis korban dalam unggahannya.
Korban juga menjelaskan bahwa saat kejadian posisi pelaku berada di kursi depan sehingga tangan pria tersebut mengenai area bahu yang dekat dengan dadanya ketika ia menyodorkan uang kepada sopir.
Dalam video yang beredar, sopir angkot disebut sempat membela korban dan memberikan teguran kepada pria yang diduga melakukan pelecehan tersebut.
Sementara itu, pihak kepolisian mengaku belum menerima laporan resmi dari korban terkait insiden yang viral tersebut.
Kapolsek Bogor Tengah, Kompol Waluyo, mengatakan hingga saat ini belum ada laporan polisi yang masuk ke pihaknya. Ia menduga laporan kemungkinan akan disampaikan ke Polresta Bogor Kota.
Di sisi lain, Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota, Kompol Bagus Azi Lesmana, menyatakan pihaknya akan menelusuri informasi yang beredar dan melakukan pengecekan langsung untuk memastikan kronologi kejadian.
Polisi masih mengumpulkan informasi dan akan melakukan penyelidikan lebih lanjut guna mengetahui fakta sebenarnya terkait dugaan pelecehan yang terjadi di dalam angkot tersebut.
