
Jakarta – Asupan makanan sehari-hari berperan penting dalam menjaga kesehatan kelenjar tiroid. Beberapa jenis makanan kaya nutrisi diketahui dapat membantu mendukung produksi hormon sekaligus menjaga fungsi tiroid tetap optimal.
Tiroid merupakan organ yang mengatur berbagai proses metabolisme tubuh. Agar dapat bekerja dengan baik, kelenjar ini memerlukan sejumlah vitamin dan mineral penting yang diperoleh dari makanan.
Mulai dari yodium, selenium, hingga zinc, berbagai nutrisi tersebut berkontribusi dalam pembentukan hormon tiroid dan menjaga kinerja organ tersebut. Berikut lima jenis makanan yang dapat mendukung kesehatan tiroid.
1. Sumber Yodium
Yodium menjadi salah satu mineral utama yang dibutuhkan tiroid untuk memproduksi hormon. Salah satu sumber terbaiknya adalah ikan laut.
Ikan kod, misalnya, mengandung sekitar 172 mikrogram yodium dalam setiap 100 gram, lebih tinggi dari kebutuhan harian orang dewasa yang berkisar 150 mikrogram.
Selain ikan, kerang-kerangan juga dapat menjadi pilihan karena mengandung yodium sekaligus asam lemak omega-3 yang berpotensi membantu mengurangi peradangan dan mendukung fungsi tiroid.
2. Makanan Kaya Selenium
Selenium berperan dalam mengatur produksi hormon tiroid sekaligus melindungi jaringan tiroid dari kerusakan.
Beberapa sumber selenium yang mudah ditemukan antara lain tuna, sarden, udang, telur, dan daging ayam. Dalam 100 gram tuna matang, terkandung sekitar 108 mikrogram selenium.
Meski bermanfaat, konsumsi selenium tetap perlu dibatasi sesuai kebutuhan karena asupan berlebihan dapat memicu efek yang kurang baik bagi kesehatan.
3. Makanan Mengandung Zinc
Zinc atau seng juga termasuk mineral penting untuk menjaga kinerja tiroid. Kekurangan zinc dikaitkan dengan meningkatnya risiko hipotiroidisme.
Nutrisi ini bisa diperoleh dari daging sapi, tiram, maupun biji labu. Sebanyak 100 gram daging sapi panggang mengandung sekitar 4,5 miligram zinc yang membantu memenuhi kebutuhan harian tubuh.
Orang dengan gangguan penyerapan nutrisi umumnya memiliki risiko lebih tinggi mengalami kekurangan zinc sehingga perlu lebih memperhatikan asupannya.
4. Buah Kaya Antioksidan
Buah beri, seperti blueberry, stroberi, dan raspberry, mengandung antioksidan yang membantu melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.
Blueberry, misalnya, menyediakan sekitar 9,7 miligram vitamin C dan 2,4 gram serat dalam setiap 100 gram. Selain rendah gula alami, buah ini juga dapat menjadi pilihan camilan sehat untuk mendukung kesehatan tubuh, termasuk fungsi tiroid.
5. Sayuran Tinggi Vitamin C
Kelompok sayuran cruciferous, seperti brokoli, pakcoy, dan sawi putih, juga mengandung vitamin, mineral, serta serat yang baik untuk tubuh.
Namun, sayuran ini sebaiknya tidak dikonsumsi berlebihan dalam keadaan mentah. Kandungan glukosinolat di dalamnya dapat memengaruhi produksi hormon tiroid jika dikonsumsi dalam jumlah sangat banyak.
Sebagai contoh, 100 gram brokoli mengandung sekitar 89 miligram vitamin C dan 2,6 gram serat. Memasaknya terlebih dahulu dapat membantu menurunkan kadar glukosinolat sehingga lebih aman dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan seimbang.
