
Jakarta – Perut terasa penuh dan tidak nyaman setelah makan menjadi keluhan yang cukup sering dialami banyak orang. Meski terlihat sederhana, rasa kembung ternyata dapat dipengaruhi oleh kebiasaan makan sehari-hari.
Menurut Times of India, masalah kembung tidak selalu disebabkan oleh makanan tertentu. Cara makan, posisi tubuh, hingga kebiasaan setelah menyantap makanan juga dapat berperan dalam memicu munculnya rasa begah.
Agar aktivitas makan terasa lebih nyaman, beberapa kebiasaan berikut dapat membantu mengurangi risiko perut kembung.
1. Biasakan Berjalan Setelah Makan
Melakukan aktivitas ringan seperti berjalan santai selama 10 hingga 15 menit setelah makan dapat membantu merangsang pergerakan sistem pencernaan. Sebaliknya, langsung duduk dalam waktu lama atau berbaring setelah makan dapat membuat gas lebih mudah tertahan di perut.
2. Perhatikan Posisi Tubuh Saat Menyantap Makanan
Postur tubuh saat makan ternyata ikut memengaruhi proses pencernaan. Duduk dengan posisi tegak memberikan ruang bagi organ pencernaan untuk bekerja lebih baik. Sementara itu, posisi membungkuk atau makan sambil bergerak dapat membuat proses pencernaan kurang optimal.
3. Jangan Berlebihan Minum Ketika Makan
Minum air tetap penting, tetapi mengonsumsi terlalu banyak cairan saat makan dapat membuat proses pencernaan terasa lebih lambat bagi sebagian orang. Sebaiknya cukupi kebutuhan cairan di luar waktu makan dan pilih air bersuhu normal atau sedikit hangat.
4. Nikmati Makanan Secara Perlahan
Kebiasaan makan terburu-buru dapat menyebabkan lebih banyak udara tertelan bersama makanan. Kondisi ini bisa meningkatkan jumlah gas dalam saluran pencernaan dan memicu rasa kembung. Mengunyah makanan dengan baik serta makan dengan tenang dapat membantu mengurangi masalah tersebut.
5. Atur Porsi Makan Malam
Porsi makan malam yang terlalu besar dapat membuat sistem pencernaan bekerja lebih keras menjelang waktu tidur. Karena aktivitas tubuh mulai menurun pada malam hari, memilih porsi makan yang lebih ringan dapat membantu makanan dicerna dengan lebih nyaman.
6. Beri Jeda Sebelum Tidur Setelah Makan
Langsung berbaring setelah makan dapat meningkatkan tekanan pada area perut dan membuat gas lebih mudah terperangkap. Sebaiknya beri waktu sekitar 20 hingga 30 menit sebelum tidur agar tubuh memiliki kesempatan memulai proses pencernaan.
7. Terapkan Waktu Makan yang Teratur
Pola makan yang berubah-ubah dapat memengaruhi ritme kerja sistem pencernaan. Membiasakan makan pada jam yang hampir sama setiap hari membantu tubuh mengatur produksi enzim pencernaan dengan lebih baik.
8. Hindari Gangguan Saat Makan
Fokus saat makan juga penting untuk mendukung proses pencernaan. Kebiasaan makan sambil bermain ponsel, menonton, atau bekerja dapat membuat seseorang kurang menyadari proses makan dan berpotensi memengaruhi kenyamanan pencernaan.
9. Catat Kebiasaan yang Memicu Kembung
Setiap orang dapat memiliki pemicu kembung yang berbeda. Selain jenis makanan tertentu, faktor seperti stres, waktu makan, dan kebiasaan sehari-hari juga dapat memengaruhi munculnya keluhan. Mengenali pola tersebut membantu menemukan perubahan yang perlu dilakukan.
Dengan memperbaiki cara makan dan kebiasaan setelah makan, rasa kembung dapat lebih mudah dikendalikan. Pola makan yang teratur, makan perlahan, serta menjaga aktivitas ringan setelah makan menjadi langkah sederhana untuk menjaga kesehatan pencernaan.
