
Jakarta – Sekilas, gado-gado, pecel, lotek, dan karedok memang tampak serupa. Keempatnya sama-sama menggunakan sayuran dan saus berbahan dasar kacang. Namun, cara penyajian, bahan yang digunakan, hingga karakter bumbunya membuat setiap hidangan memiliki ciri khas tersendiri.
Kuliner berbumbu kacang tersebut juga memiliki latar daerah dan kebiasaan pengolahan yang berbeda. Gado-gado identik dengan aneka sayuran matang dan pelengkap seperti tahu serta tempe, sementara karedok justru mengandalkan sayuran mentah.
Perbedaan serupa juga dapat ditemukan pada pecel dan lotek. Supaya tidak keliru saat menyebutnya, berikut ciri khas masing-masing hidangan:
1. Gado-gado
Gado-gado dikenal sebagai hidangan yang terdiri dari banyak bahan dalam satu sajian. Sayuran seperti kangkung dan tauge biasanya direbus terlebih dahulu, kemudian dipadukan dengan kentang, tahu, tempe, dan telur.
Lontong atau nasi dapat ditambahkan untuk membuat porsinya lebih mengenyangkan. Saus kacangnya cenderung kental dengan rasa gurih dan sedikit manis. Penggunaan kacang tanah, gula merah, dan bawang putih memberikan aroma serta cita rasa yang kuat.
Susunan bahan yang beragam membuat gado-gado terasa lebih lengkap dibandingkan sekadar sajian sayuran dengan sambal kacang.
2. Pecel
Pecel banyak ditemukan di wilayah Jawa, terutama Jawa Tengah dan Jawa Timur. Hidangan ini umumnya berisi sayuran yang direbus sebentar, seperti bayam, kangkung, daun singkong, tauge, atau kacang panjang.
Setelah ditiriskan, sayuran disiram atau dicampur dengan sambal kacang. Salah satu karakter yang kerap ditemukan pada bumbu pecel adalah penggunaan daun jeruk yang memberikan aroma khas.
Dibandingkan gado-gado, komposisi pecel biasanya lebih sederhana karena fokus utamanya adalah sayuran dan sambal kacang. Rasanya dapat bervariasi dari gurih hingga pedas, tergantung racikan masing-masing daerah.
3. Lotek
Lotek kerap dianggap sama dengan pecel karena sama-sama menyajikan sayuran dengan sambal kacang. Padahal, proses pembuatan bumbu dan karakter rasanya memiliki perbedaan.
Pada lotek, bumbu biasanya diulek langsung dengan bahan seperti cabai, bawang putih, kencur, dan gula merah sebelum sayuran dimasukkan. Sayuran yang digunakan umumnya sudah direbus terlebih dahulu.
Teknik tersebut membuat bumbu lebih menyatu dengan sayuran. Cita rasa lotek biasanya cenderung gurih, manis, dan pedas dengan aroma kencur yang cukup terasa.
4. Karedok
Berbeda dari tiga hidangan sebelumnya, karedok menggunakan sayuran mentah sebagai komponen utamanya. Timun, kol, tauge, kacang panjang, kemangi, dan terong muda merupakan beberapa bahan yang umum digunakan.
Sayuran tersebut dipotong lalu dicampurkan dengan bumbu kacang yang diracik menggunakan cabai, bawang putih, kencur, dan bahan lainnya. Karena tidak melalui proses perebusan, teksturnya terasa lebih renyah dan segar.
Kencur menjadi salah satu elemen yang membuat aroma karedok cukup kuat. Dibandingkan pecel atau lotek, cita rasanya cenderung lebih segar, pedas, dan aromatik.
Jadi, walaupun sama-sama mengandalkan sayuran dan bumbu kacang, keempat hidangan tersebut tidak sepenuhnya sama. Gado-gado lebih kaya pelengkap dan menggunakan sayuran matang, pecel menonjolkan sayuran rebus dengan sambal kacang, lotek memiliki bumbu yang diulek bersama sayuran, sedangkan karedok mempertahankan sayuran dalam kondisi mentah.
Perbedaan sederhana inilah yang membuat gado-gado, pecel, lotek, dan karedok memiliki karakter serta penggemarnya masing-masing.
