
Jakarta – Putih telur sering menjadi pilihan bagi orang yang ingin mendapatkan asupan protein tanpa terlalu banyak kalori dan lemak. Bagian telur ini juga mengandung sejumlah mineral dan vitamin yang dibutuhkan tubuh.
Dibandingkan kuning telur, putih telur memang memiliki komposisi nutrisi yang berbeda. Kandungan lemaknya sangat rendah, sementara proteinnya cukup tinggi. Karena itu, putih telur kerap dimasukkan ke dalam menu diet maupun makanan untuk mendukung pembentukan otot.
Selain membantu memenuhi kebutuhan protein, konsumsi putih telur juga dikaitkan dengan sejumlah manfaat lain. Berikut penjelasannya.
1. Tinggi protein untuk mendukung otot
Putih telur merupakan sumber protein yang cukup baik. Satu butir putih telur mengandung sekitar 4 gram protein.
Protein dibutuhkan tubuh untuk membentuk dan memperbaiki berbagai jaringan, termasuk otot, tulang, rambut, dan kuku.
Bagi orang yang rutin berolahraga, asupan protein yang cukup dapat membantu proses pemeliharaan serta pembentukan massa otot. Putih telur pun bisa menjadi salah satu pilihan sumber protein dalam pola makan sehari-hari.
2. Rendah kalori
Salah satu keunggulan putih telur adalah kandungan kalorinya yang relatif rendah. Satu butir putih telur hanya menyumbang sekitar 17 kalori.
Karakteristik tersebut membuatnya cukup populer sebagai bagian dari menu pengaturan berat badan. Kandungan proteinnya juga dapat membantu memberikan rasa kenyang sehingga seseorang tidak mudah lapar.
Meski demikian, putih telur sebaiknya tidak menjadi satu-satunya makanan ketika menjalani diet. Padukan dengan sayuran, buah, serta sumber lemak sehat seperti alpukat agar kebutuhan nutrisi tetap beragam.
3. Mengandung berbagai mineral
Walaupun kalorinya rendah, putih telur tetap menyediakan sejumlah nutrisi. Di dalamnya terdapat magnesium, kalsium, fosfor, kalium, folat, dan selenium.
Putih telur juga mengandung sekitar 0,2 gram karbohidrat dan hanya sekitar 0,06 gram lemak per butir.
Kombinasi tersebut membuat putih telur dapat menjadi pilihan makanan yang cukup ringan, terutama bagi mereka yang sedang memperhatikan asupan kalori dan lemak.
4. Baik untuk mendukung kesehatan jantung
Rendahnya kandungan lemak pada putih telur menjadi salah satu alasan makanan ini sering dipilih sebagai alternatif sumber protein.
Selain itu, adanya kalium turut berperan dalam berbagai fungsi tubuh, termasuk fungsi otot dan saraf. Kalium juga merupakan mineral yang berkaitan dengan pemeliharaan fungsi jantung.
Namun, kesehatan jantung tidak ditentukan oleh satu jenis makanan saja. Pola makan secara keseluruhan, aktivitas fisik, serta gaya hidup tetap menjadi faktor penting.
5. Membantu mengatur berat badan
Putih telur dapat menjadi pilihan bagi orang yang sedang mengontrol berat badan karena mengandung protein dengan jumlah kalori yang relatif rendah.
Protein membantu mempertahankan rasa kenyang lebih lama. Selain itu, putih telur juga menyediakan beberapa vitamin dan mineral seperti vitamin A, vitamin B2, vitamin B5, vitamin B12, folat, fosfor, dan selenium.
Meski demikian, manfaatnya akan lebih optimal jika putih telur dikonsumsi sebagai bagian dari menu seimbang, bukan sebagai satu-satunya sumber nutrisi.
Putih telur atau telur utuh?
Meski putih telur memiliki sejumlah keunggulan, bukan berarti kuning telur harus selalu dihindari. Kuning telur juga mengandung berbagai nutrisi penting yang tidak sebanyak terdapat pada putih telur.
Karena itu, bagi orang yang tidak memiliki kondisi kesehatan tertentu yang mengharuskan pembatasan, mengonsumsi telur secara utuh juga dapat menjadi pilihan.
Jumlah konsumsi telur sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan individu, pola makan secara keseluruhan, serta kondisi kesehatan masing-masing.
Dengan begitu, putih telur bisa dimanfaatkan sebagai sumber protein rendah kalori, sementara telur utuh tetap memberikan manfaat dari kombinasi nutrisi putih dan kuning telur.
